Bawang Merah, Nadi Ekonomi Klumutan
Ditanam mulai Agustus, brambang Klumutan menjadi tulang punggung penghasilan sebagian besar rumah tangga. Musim panen mengubah hamparan sawah menjadi lautan warna hijau keunguan yang khas.
Pedukuhan agraris di kaki Bukit Menoreh, Kulon Progo. Dikenal luas sebagai salah satu sentra utama penghasil bawang merah di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Tentang Dusun
Klumutan adalah salah satu dari 15 dusun yang menyusun Kalurahan Srikayangan. Nama Srikayangan sendiri berakar dari "Tri Kayangan", yang kemudian bergeser menjadi "Sri" — merujuk pada Dewi Sri, simbol kemakmuran dan hasil bumi bagi masyarakat Jawa. Filosofi itu hidup nyata di Klumutan, tempat sebagian besar warga menggantungkan hidup pada hasil sawah, terutama bawang merah.
Sejak Kalurahan Srikayangan diresmikan pada 8 Januari 1947, Klumutan tumbuh sebagai dusun agraris dengan pola permukiman yang mengikuti kontur lahan pertanian. Letaknya yang berdekatan dengan jajaran Bukit Menoreh membuat udara di dusun ini tetap sejuk sepanjang tahun.
Sambutan
"Tanah ini besar karena tangan yang menggarapnya bersama-sama. Selama warga Klumutan masih mau turun ke sawah dan berkumpul di pos ronda, dusun ini akan selalu punya masa depan. Kami membuka pintu bagi siapa pun yang ingin mengenal Klumutan lebih dekat."
*Nama dan foto pada bagian ini adalah placeholder — silakan sesuaikan dengan data resmi Dukuh Klumutan saat ini.
Keunggulan Dusun
Srikayangan tercatat sebagai penghasil bawang merah terbesar kedua di DIY, dan Klumutan menyumbang sebagian besar hamparan sawahnya.
Udara sejuk dan pemandangan perbukitan membuat Klumutan nyaman ditinggali sekaligus menarik untuk disinggahi.
Kerja bakti, ronda malam, dan kenduri dusun masih rutin berjalan lintas RT hingga hari ini.
Bawang goreng dan camilan berbahan brambang lokal mulai dipasarkan hingga ke luar Kulon Progo.
Berjarak sekitar 25 km dari pusat Kota Yogyakarta, menjadikan Klumutan mudah dijangkau untuk kunjungan maupun distribusi hasil panen.
Struktur Pemerintahan
Susunan pamong tingkat pedukuhan yang menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan warga sehari-hari.
Potensi Dusun
Ditanam mulai Agustus, brambang Klumutan menjadi tulang punggung penghasilan sebagian besar rumah tangga. Musim panen mengubah hamparan sawah menjadi lautan warna hijau keunguan yang khas.
Sebagian warga memelihara kambing dan unggas sebagai usaha sampingan, memanfaatkan sisa jerami dan lahan pekarangan di sela musim tanam.
Jalan-jalan dusun yang membelah petak sawah bawang menawarkan pemandangan matahari terbenam yang mulai dikenal warga sekitar, serupa spot populer Blumbang di Srikayangan.
Tradisi kerja bakti, kenduri panen, dan ronda malam masih dijalankan bergiliran antar-RT, merawat kedekatan sosial di tengah kesibukan bertani.
Produk UMKM
Galeri
Lokasi & Kontak
Dusun Klumutan, Kalurahan Srikayangan,
Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo,
Daerah Istimewa Yogyakarta 55664
Balai Dusun Klumutan
[Nomor telepon / WhatsApp pamong dusun]
Senin – Jumat, 08.00 – 14.00 WIB
Sabtu – Minggu: kondisional
Instagram: @klumutan.srikayangan
YouTube: Klumutan Channel